EFEKTIVITAS PEMBINAAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA (Studi Kasus di MTs. Hidayatul Falah Nagrak Sukabumi)
DOI:
https://doi.org/10.61612/jpn.v1i2.22Keywords:
Effectiveness of Coaching, Quality of Human Resources.Abstract
This approach uses a qualitative research approach based on the philosophy of post-positivism, used to examine the natural condition of objects, researchers as key instruments, data source sampling is done purposively and snowball. Collection techniques with triangulation (combined), data analysis is inductive/qualitative, and qualitative research results emphasize meaning rather than generalization. This research in the form of field research is researchers conduct direct research on objects studied and conducted data collection found in the field. Empiric data related to the effectiveness of human resource quality development (HR) in MTs. Hidayatul Falah refers to descriptive qualitative attachment. The results showed that the effectiveness of HR quality development in MTs. Hidayatul Falah is a planned program in the development of HR quality is done well. The planned program in hr quality development includes planning, employee acceptance, training in the form of In House training, workshops, academic level improvement, work motivation, providing incentive and performance compensation, improving discipline, development through promos, rotation, and mutation. Organizing the quality of Human Resources development is done well such as doing placement, division of tasks, and assignment of each employee coupled with supervision. The implementation of HR quality development is carried out according to planning and is carried out by all units with adjusted budgets. Evaluation of HR quality development is carried out through school self-evaluation activities, supervision, and teacher assessment activities. Supporting factors in the development of HR quality are the leadership of the principal and the cooperation of each unit. While the inhibiting factor is that there is still a lack of comments and employee awareness. The effectiveness of the development program on the quality of human resources is increasing the performance of the academic, increasing the responsibility of employees in completing tasks well, learners learning well, activities have been programmed, and increasing the discipline of teachers and learners.
Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian secara kualitatif yakni penelitian yang berlandaskan pada filsafat post positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, peneliti sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball. Teknik pengumpulan dengan trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif serta hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Penelitian ini berupa field research yaitu peneliti mengadakan penelitian langsung terhadap objek yang diteliti dan dilakukan pengumpulan data yang ditemukan di lapangan. Data empiric yang berhubungan dengan efektivitas pembinaan mutu sumber daya manusia (SDM) di MTs. Hidayatul Falah hal ini merujuk pada pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pembinaan mutu SDM di MTs. Hidayatul Falah yaitu penyusunan program yang direncanakan dalam pembinaan mutu SDM dilakukan dengan baik. Program yang direncanakan dalam pembinaan mutu SDM tersebut meliputi perencanaan, penerimaan pegawai, pelatihan berupa In House Traning, workshop, peningkatan jenjang akademik, motivasi kerja, memberikan insentif dan kompensasi kinerja, peningkatan kedisiplinan, pengembangan melalui promosi, rotasi, dan mutasi. Pengorganisasian pembinaan mutu SDM dilakukan dengan baik seperti melakukan penempatan, pembagian tugas, dan tupoksi masing-masing pegawai dibarengi dengan pengawasan. Pelaksanaan pembinaan mutu SDM dilakukan sesuai perencanaan, dan dilaksanakan oleh semua unit dengan anggaran disesuaikan. Evaluasi pembinaan mutu SDM dilakukan melalui kegiatan evaluasi diri sekolah, supervise, dan kegiatan penilaian kinerja guru. Faktor penunjang dalam pembinaan mutu SDM yaitu kepemimpinan kepala sekolah, dan kerjasama setiap unit. Sedangkan faktor penghambat yaitu masih terdapat minimnya kompentesi dan kesadaran pegawai. Efektivitas program pembinaan terhadap mutu SDM yaitu meningkatnya prestasi akedemik, meningkatnya tanggungjawab pegawai dalam menyelesaikan tugas dengan baik, peserta didik belajar dengan baik, kegiatan sudah terprogram, serta meningkatnya kedisiplinan guru dan peserta didik.
References
Anwar, Mangkunegara. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Rineka Perdana. 2006.
Dharma, Surya. Manajemen Pemberdayaan Sumber Daya Tenaga Pendidik dan Kependidikan Sekolah. Jakarta: Dirjen Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional. 2007.
Fathoni, Abdurrahmat. Organisasi Dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta. 2006.
Handoko. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE. 2006.
Hariandja, Marihot Tua Efendi. Manajemen Sumber Daya Manusia; Pengadaan, Pengembangan, Pengkompensasian dan Peningkatan Produktivitas Pegawai. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia. 2002.
Hasibuan, Malayu S.P. Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah. Jakarta: Bumi Aksara. 2011.
Himpunan Peraturan Perundang-undangan Republik Indonesia Guru dan Dosen. Bandung: Nuansa Aulia. 2006.
Mardalis. Metodologi Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara. 2008.
Meleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2007.
Nata, Abuddin. Manajemen Pendidikan Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Prenada Press. 2007.
Nawawi, Hadari. Perencanaan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. 2003.
Pidarta, Made. Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta. 2011.
Pramadhika, Ananto. “Motivasi Kerja Dalam Islam.” Jurnal Motivasi Kerja. September 2011.
Priyatna, Muhamad. “Manajemen Pengembangan SDM Pada Lembaga Pendidikan Islam”. Edukasi Islami Jurnal Pendidikan Islam Vol. 05. Januari 2016.
Priatna, Nanang. Pengembangan Profesi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2013.
Rismawan. “Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah dan Motivasi Berprestasi Guru terhadap Kinerja Mengajar Guru di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung.” Tesis Sarjana Administrasi Pendidikan Bandung: Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia. 2014.
Rismawan, Edi. “Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah dan Motivasi Berprestasi Guru terhadap Kinerja Mengajar Guru.” Jurnal Administrasi Pendidikan. Volume 22 Nomor 1. April 2015.
Rozalena, Agustin dan Sri Komala Dewi. Panduan Praktis Menyusun Pengembangan Karier dan Pelatihan Karyawan. Jakarta: Raih Asa Sukses. 2016.
Ruky, Achmad S. Sumber Daya Manusia Berkualitas. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 2006.
Sallis, Edward. Manajemen Mutu Terpadu Pendidikan, terjemahan Abdullah Hanafi. Yogyakarta: IRCISOD. 2010.
Sofyandi, Herman. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2013.
Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuatitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2009.
Suhardan, Dadang. Supervisi Profesional. Bandung: Alfabeta. 2010.
Sulistyorini, Muhammad Fathurrohman. Meretas Pendidikan Berkualitas dalam Pendidikan Islam. Yogyakarta: Teras. 2012.
Sukmadinata, Nana Syaodih. Dkk. Pengendalian Mutu Pendidikan Sekolah Menengah konsep, prinsip, dan instrument. Bandung: Refika Aditama. 2006.
Tim Dosen Administrasi Pendidikan UPI. Manajemen Pendidikan. Bandung: Alfabeta. 2014.
Yasin, Ahmad Fatah. Pengembangan Sumberdaya Manusia di Lembaga Pendidikan Islam. Malang: UIN-Maliki Press. 2011.
Zainal,Veithazal Rivai. H. Mansyur Ramly Willy Arafah. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Rajawali Pers. 2015.
Wawancara dengan Dora Ancik Andreska (Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum), Sukabumi, 20 Februari 2019.














